| Anggaran Reses DPR Rp 404 Miliar hanya Hamburkan Uang Negara |
|
Anggota DPR mempunyai kunjungan kerja ke dapil (daerah pemilihan) masing-masing seperti kunjungan kerja masa reses sebanyak 4 kali setahun, kunjungan kerja sesuai tatib 4 kali setahun, dan kunjungan kerja perorangan satu kali setahun. FITRA merinci, secara keseluruhan anggaran anggota DPR yang akan melaksanakan kunjungan kerja ke dapil masing-masing sebanyak Rp.404 milyar. Dan, Rp.404 milyar itu akan digunakan untuk, dalam rangka penyerapan Aspirasi sebesar Rp.230 milyar; kunjungan kerja masa reses sebanyak 4 kali setahun dengan anggaran sebesar Rp.125 milyar; kunjungan kerja sesuai tatib 4 kali setahun sebesar Rp.33 milyar, kunjungan kerja perorangan satu kali setahun sebesar Rp.13 milyar. Anggaran untuk komunikasi Intensip dalam rangka penyerapan Aspirasi sebesar Rp.230 milyar adalah bagian besar tambahaan anggaran untuk kunjungan kerja masa reses. Jadi, kalau 230 milyar dibagi 560 anggota DPR, maka setiap anggota DPR akan menerima uang komunikasi intensip yang notabenenya masuk ke kantong pribadi anggota DPR sebesar Rp.412 juta perorang dalam satu tahun. Dan kalau ada 4 kali reses ke dapil masing-masing, maka anggota DPR akan menerima uang komunikasi setiap reses adalah sebanyak Rp.103 juta perorang. Padahal anggota DPR, telah menerima uang komunikasi intensip juga untuk setiap bulan sebesar Rp.94 milyar. Jadi, setiap bulan, untuk satu anggota DPR menerima uang komunikasi intensip sebesar Rp.14 juta perbulan, dan Rp.168 juta pertahun untuk satu anggota DPR. Seknas FITRA meminta anggota DPR untuk memberikan saja anggaran komunikasi intensip sebesar Rp.230 milyar kepada orang-orang miskin. Oleh karena, anggaran komunikasi intensip anggota DPR mengandung double anggaran. Sudah cukup apabila anggaran komunikasi intensip yang pertahun sebesar Rp.94 milyar untuk anggota DPR baik untuk dipakai untuk setiap bulan, dan bisa dipergunakan untuk masa reses selama 4 kali reses ke dapil masing-masing. Dan alokasi anggaran sebesar Rp.290 milyar diberikan saja kepada masyarakat miskin. Selain itu FITRA juga mengimbau agar anggota DPR, sebaik mengumumkan kepada publik, apa out put anggota DPR ketika melakukan Reses.
Sumber: http://www.tribunnews.com/ |

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggaran Reses DPR sebesar Rp 404 Milyar menurut Seknas FITRA hanya untuk menghamburkan Uang negara. Dalam siaran persnya, Kamis (22/7/2010), Seknas FITRA menghimbau kepada anggota dewan agar mengalokasikan saja uang sebesar itu untuk kebutuhan langsung rakyat miskin di Indoensia.