Pemborosan Anggaran Pembentukan TIPIKOR

Pemborosan Anggaran Pembentukan TIPIKOR

Pembentukan TIPIKOR untuk 17 lokasi untuk pengadilan Tinggi, dan 17 lokasi juga untuk pengadilan negeri seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Palembang, Medan, Makasar, Samarinda, Padang, pekanbaru, Yogyakarta, Mataram, Banjarmasin, Pontianak, Banten, Lampung, Kupang, dan Jayapura.

Pembentukan TIPIKOR untuk 17 lokasi untuk pengadilan tingg ini dibutuhkan 68 Hakim Ad hoc, 68 hakim Karir, dan Penitera Pengganti sebanyak 68 orang. Sedangkan pembentukan Pengadilan negeri untuk 17 lokasi dibutuhkan 68 Hakim Ad hoc, 68 hakim Karir, dan Penitera Pengganti sebanyak 68 orang. Total anggaran untuk pembentukan TIPIKOR Pengadilan tinggi, dan Pengadilan Negeri bisa dilihat dari tabel dibawah ini:

No

Program

Rp

1

Sarana dan Prasarana

167.220.000.000

2

Tunjangan Kehormatan Hakim TIPIKOR

36.089.300.000

3

Biaya operasional dan Sewa Rumah

11.900.000.000

Jumlah

215.209.300.000

Sumber seknas FITRA dari Bahan Rapat antara DPR dengan MA, dan KA/KL  2010

Jadi,anggaran pembentukan pengadilan TIPIKOR sangat besar, dan negara harus menyediakan Rp.215 milyar. Dimana pemborosan anggaran ini akan ditemukan pada alokasi anggaran diperuntukan kepada sarana dan Prasarana sebesar Rp 167 milyar, tunjangan kehormatan Rp.36 milyar, dan Biaya operasional Dan sewa Rumah sebesar Rp.11 milyar.

Kemudian, alokasi anggaran untuk sarana dan prasarana sebesar Rp.167 milyar banyak diperuntukan untuk pemborosan seperti a) pengadaan Tanah (PN) sebesar Rp.77 milyar; b).Pembangunan gedung sebesar Rp.70 milyar; C).perlengkapan Sarana Gedung sebesar Rp.8.5 milyar; d). Pengadaan kenderaan roda 4 untuk PN sebesar Rp.4.2 milyar, dan pengadaan kenderaan roda 4 untuk PT sebesar Rp.4.2 milyar; e).pengadaan kenderaan roda 2 untuk PN sebesar Rp.340 juta, dan pengadaan kenderaan roda 2 untuk PT sebesar Rp.340 juta; e). Alat pengelolan data (PN) dalam bentuk Laptov  2 unit setiap daerah dengan total anggaran sebesar Rp680 juta, dan berbentuk PC 2 unit untuk setiap daerah dengan total anggaran sebesar Rp.340 juta; f).alat pengolah data (PT) dalan bentuk seperti laptop 2 unit untuk daerah dengan total anggaran sebesar Rp.680 juta, dan pc 2 unit untuk setiap daerah dengan total anggaran sebesar Rp.340 juta.

Selanjutnya untuk Total anggaran untuk tunjangan kehormatan Hakim TIPIKOR di Pengadilan Tinggi sebesar Rp. 19 milyar. Dimana untuks setiap Hakim AD Hoc akan menerima tunjangan perbulan 16 juta perbulan, Hakim karir akan menerima tunjangan sebesar Rp.6 juta perbulan, dan Penitera pengganti akan menerima tunjangan sebesar Rp.450 ribu perbulan.

Sedangkan untuk Total anggaran untuk tunjangan kehormatan Hakim TIPIKOR di pengadilan negeri sebesar Rp.16 milyar. Dimana untuk tiap orang Hakim Ad Hoc akan menerima tunjangan sebesar Rp.13 juta perbulan, untuk hakim karir akan menerima Tunjangan sebesar Rp.5 juta perbulan, dan untuk Penitera pengganti akan menerima tunjangan sebesar Rp.375 ribu perbulan.

Dan untuk biaya sewa rumah baik untuk hakim TIPIKOR yang di pengadilan Tinggi dan pengadilan negeri akan menerima Rp.25 juta perorang untuk satu tahun.

Untitled

 
Detil

Judul Pemborosan Anggaran Pembentukan TIPIKOR
Peyusun Uchok Sky Khadafi
Penerbit SEKNAS FITRA, Jakarta
Tahun Terbit 2012
Download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *